Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 13 Jun 2026 06:04 WIB

Siswa Berprestasi Tiap Kecamatan, Dapat Mendaftar SNT  


					foto Prokompim Pemkab Purbalinhgga Perbesar

foto Prokompim Pemkab Purbalinhgga

PURBALINGGA,INDEPENDENSIBER.COM- Rapat Koordinasi Penempatan Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) telah dilakukan Pemkab Purbalingga usai penandatanganan Berita Acara Nota Kesepakatan pada Kegiatan Penetapan Lokasi Penyelenggaraan SNT di Hotel Atria Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026) kemarin.

Staf Khusus Presiden, Miftah Nur Sabri, menjelaskan Program SNT merupakan program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan unggulan, inklusif, dan terintegrasi dalam satu kawasan.

SNT menyasar anak berprestasi di setiap kecamatan pada semua kelompok masyarakat dan bebas pungutan biaya. Program ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan Sekolah Rakyat maupun Sekolah Garuda.

“Jadi siswa berprestasi di tiap kecamatan bisa mendaftarkan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Miftah.

Jika Sekolah Rakyat sasaran utamanya adalah anak dari keluarga miskin ekstrim dan miskin (desil 1 dan 2), Sekolah Unggulan Garuda sasaran utamanya anak dengan prestasi akademik maupun non akademik (gifted and talented).

“SNT mengintegrasikan layanan pendidikan berkualitas dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA dalam satu lingkungan yang saling terhubung sehingga mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi di Purbalingga, masyarakat diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pendidikan bermutu, fasilitas pembelajaran modern, serta kesempatan yang lebih besar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi di masa depan.

Sementara itu, masyarakat Kabupaten Purbalingga segera memiliki akses terhadap layanan pendidikan unggulan yang gratis dan terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Purbalingga resmi mendapatkan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), program prioritas nasional di bidang pendidikan yang akan menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dalam satu kawasan terpadu mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.

Sekolah yang direncanakan dibangun di Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, tersebut memiliki nilai investasi mencapai Rp 250 miliar. Kehadirannya diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas sekaligus menjadi pusat pengembangan potensi generasi muda di Kabupaten Purbalingga.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, mengatakan sebagai bentuk komitmen mendukung program tersebut, Pemkab Purbalingga telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 20 hektare untuk pembangunan kawasan pendidikan terpadu tersebut.

“Pelaksaan groundbreaking direncakan setelah terbit SK Penetapan Lokasi melalui Instruksi Presiden (Inpres),” ujarnya.

Menurut Dimas, SNT tidak hanya menghadirkan layanan pendidikan yang terintegrasi, tetapi juga didukung berbagai fasilitas berstandar nasional dan internasional. Di antaranya lapangan sepak bola berstandar FIFA, kolam renang berstandar Olimpiade, gedung olahraga (GOR) indoor, serta berbagai sarana penunjang lainnya yang dirancang untuk mendukung prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik.

“Penerimaan siswa rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2026/2027,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh warga Kabupaten Purbalingga memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar di SNT sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Siapa pun bisa mendaftar di SNT Purbalingga dengan catatan merupakan warga Kabupaten Purbalingga dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Prosesnya juga akan dimonitor langsung oleh kementerian,” jelasnya.

Untuk memastikan layanan pendidikan dapat segera berjalan, Pemkab Purbalingga telah menyiapkan sejumlah gedung transit sebagai lokasi sementara kegiatan belajar mengajar sambil menunggu pembangunan sekolah selesai.

“Sejumlah lokasi transit telah disiapkan. Sesuai arahan Kemendikdasmen, lokasinya tidak boleh jauh dari calon lokasi pembangunan SNT,” tambah Dimas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, menjelaskan pada tahun pertama operasionalnya, SNT akan membuka enam rombongan belajar (rombel). Menurutnya, sekolah ini mengusung konsep pendidikan gratis yang dapat diakses seluruh masyarakat.

“Sekolah ini gratis seperti konsep Sekolah Rakyat, hanya saja tidak menggunakan sistem asrama atau boarding school. Semua warga Purbalingga memiliki kesempatan untuk mendaftar dan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional