Menu ✖

Mode Gelap

Bisnis · 13 Jun 2026 07:58 WIB

Teknologi Kecerdasan Buatan Sangat Berpengaruh Pada Bisnis


					fotonet : AI berperan dalam pengaruhi bisnis di dunia Perbesar

fotonet : AI berperan dalam pengaruhi bisnis di dunia

JAKARTA,INDEPENDENSIBER.COM- Tren adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) di sektor bisnis Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Langkah ini dipicu oleh upaya korporasi untuk memangkas biaya operasional sekaligus mendongkrak efisiensi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Laporan terbaru dari Lembaga Riset Ekonomi Digital (LRED) menunjukkan bahwa lebih dari 62% perusahaan skala menengah hingga besar di Indonesia telah mengintegrasikan AI ke dalam sistem operasional mereka. Sektor perbankan, logistik, dan e-commerce menjadi pionir utama dalam transformasi digital ini.

“Teknologi bukan lagi sekadar alat pendukung, melainkan strategi bertahan hidup bagi korporasi di era volatilitas tinggi,” ujar Dian Sastrowardoyo, Kepala Analis Pasar LRED, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Efisiensi Biaya hingga 30 Persen

Berdasarkan data lapangan, implementasi otomatisasi berbasis AI berhasil menekan biaya operasional perusahaan rata-rata sebesar 25 hingga 30 persen. Pada sektor logistik, misalnya, penggunaan algoritma prediktif untuk rute pengiriman mampu menghemat konsumsi bahan bakar secara drastis.

Meski membawa dampak positif terhadap neraca keuangan perusahaan, fenomena ini mulai memicu kekhawatiran baru di pasar tenaga kerja.

Sektor Industri Tingkat Adopsi AI (%) Dampak Efisiensi Biaya (%)
Perbankan & Keuangan 78% 32%
E-Commerce & Ritel 71% 28%
Logistik & Distribusi 65% 25%
Manufaktur 43% 18%

Tantangan Dislokasi Tenaga Kerja

Asosiasi Serikat Pekerja Digital Indonesia (ASPDI) mengingatkan pemerintah dan pelaku usaha untuk mengantisipasi potensi pengurangan tenaga kerja, khususnya pada posisi administratif dan layanan pelanggan (customer service).

Merespons tantangan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program reskilling (pelatihan kemampuan baru) massal. Pemerintah mendorong korporasi tidak hanya melakukan efisiensi, tetapi juga berinvestasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu berkolaborasi dengan teknologi baru tersebut.

Langkah strategis ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan tetap tumbuh positif sebesar 6,2% hingga akhir tahun.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional