Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 11 Agu 2026 01:11 WIB

Kontingen Jambore Purbalingga Kenalkan Trigatra Bangun Bahasa


					Soraya Atika Mardiyah berkomunikasi lancar menggunakan bahasa Inggris. Perbesar

Soraya Atika Mardiyah berkomunikasi lancar menggunakan bahasa Inggris.

INDEPENDENSIBER.COM –Pelepasan Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026 Kwarcab Kabupaten Purbalingga pada Kompleks Pendopo Utama, Senin 10 Agustus 2026, berlangsung dengan suasana berbeda.

Perwakilan anggota kontingen menyampaikan salam pamitan serta permohonan doa restu kepada Ketua Majelis Pembina Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga, Fahmi M. Hanif, melalui tiga bahasa.

Kreativitas tersebut selaras dengan konsep Trigatra Bangun Bahasa rancangan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Konsep pembinaan itu mengusung tiga ranah utama, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing.

Para anggota kontingen membagi peran secara apik saat prosesi pelepasan.

Queen Anissa Al Madina Kurniawan menyampaikan salam pamit memakai bahasa Indonesia.

Sementara itu, Muhammad Sidqi Teja memakai bahasa daerah, lalu Soraya Atika Mardiyah berkomunikasi lancar menggunakan bahasa Inggris.

Suasana acara semakin mengesankan ketika Aimar Nashif Faizi, peserta berkebutuhan khusus asal SMP LB Negeri Purbalingga, menyampaikan pesan melalui bahasa isyarat.

Pembina pendamping, Kak Pandu Jatmiko, membantu menerjemahkan setiap gerakan isyarat tersebut secara langsung kepada para hadirin.

Ketua Kwarcab Purbalingga, Kak Tri Gunawan Setyadi, melalui Andalan Humas Ginanjar Noviono, menegaskan bahwa skenario pamitan unik itu menjadi sarana penting untuk membentuk anggota Pramuka yang memahami serta peduli terhadap makna bahasa.

“Dari Bidang Humas dan Informatika Kwarcab Purbalingga berupaya mengenalkan Trigatra Bangun Bahasa kepada masyarakat luas secara umum,” ungkapnya.

Kenalkan Trigatra Bangun Bahasa

Aksi para penggalang Purbalingga tersebut menuai pujian dari Komunitas Peduli Bahasa Indonesia Kabupaten Purbalingga.

Pegiat literasi sekaligus guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 1 Padamara, Untung Pujiarto, turut menyampaikan apresiasi atas langkah Kwarcab Purbalingga dalam mengoperasionalkan konsep Trigatra Bangun Bahasa.

Menurut Untung, penerapan tiga bahasa pada acara resmi bukan sekadar variasi penyampaian pesan, melainkan wujud nyata cinta tanah air.

“Sekaligus penghargaan terhadap kekayaan bahasa daerah dan keterbukaan terhadap bahasa asing,” ujar Untung Pujiarto.

Untung menilai inisiatif Kwarcab Gerakan Pramuka Purbalingga membuktikan bahwa gerakan kepramukaan mampu mengambil peran strategis untuk memartabatkan bahasa Indonesia sekaligus melestarikan budaya lokal.

Gagasan tersebut, menurut dia, layak menjadi teladan bagi berbagai lembaga lain.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Kwarcab Gerakan Pramuka. Ini merupakan wujud nyata kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Sekaligus penghargaan terhadap kekayaan bahasa daerah dan keterbukaan terhadap bahasa asing,” tutur Untung.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional