PURBALINGGA, Independensiber.com — Ada yang terasa berbeda di Aula Balai Desa Padamara, Jumat (2/10/2026). Alih-alih rapat formal yang kaku, suasana siang itu justru dipenuhi kehangatan dan keakraban. Warga dari berbagai kalangan—mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga kaum ibu terlihat antusias duduk bersama menyambut kehadiran orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Purbalingga.
Adalah AKBP Hendry Susanto Sianipar, Kapolres Purbalingga, yang hadir di tengah-tengah warga melalui program andalan “Jumat Curhat”. Sapaan ramah dan senyum hangat sang Kapolres seketika mencairkan suasana, membuat warga tak canggung untuk menumpahkan berbagai unek-unek mereka.
“Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya secara pribadi dan selaku Kapolres Purbalingga bisa diterima di Desa Padamara untuk mendengarkan curhatan para warga,” ucap AKBP Hendry membuka sambutannya dengan penuh kerendahan hati.
Pilkades: Pesta Demokrasi Paling Nyata
Di balik obrolan santai tersebut, ada pesan penting yang dibawanya. Mengingat Desa Padamara dan sejumlah wilayah lain bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 10 Desember 2026 mendatang, AKBP Hendry mengajak seluruh warga untuk menyambut momentum tersebut dengan riang gembira dan penuh kedamaian.
Menurutnya, Pilkades memiliki keunikan tersendiri dibanding pemilu tingkat nasional atau daerah. Di sinilah esensi demokrasi yang sesungguhnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kalau memilih bupati atau anggota dewan mungkin hanya melihat orangnya di televisi. Tapi kalau Kades, setiap hari bisa bertemu, tahu kesehariannya, dan bisa berinteraksi langsung. Inilah pesta demokrasi yang sesungguhnya,” jelasnya penuh keakraban.
Ia pun berpesan agar perbedaan pilihan tidak menjadi jurang pemisah antarwarga. Sebaliknya, warga diimbau untuk memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya demi masa depan desa.
“Monggo dimanfaatkan betul pesta demokrasi ini untuk memilih Kades terbaik versi Bapak Ibu sekalian. Karena inilah yang akan menentukan wajah desa masing-masing beberapa tahun ke depan,” tegas Hendry.
Aspirasi Mengalir, Solusi Diberikan di Tempat
Tak hanya mendengarkan imbauan, warga yang hadir memanfaatkan momen Jumat Curhat ini untuk berdialog interaktif. Suasana semakin cair ketika sesi tanya jawab dibuka. Berbagai persoalan krusial ditanyakan warga secara langsung, mulai dari aturan dan potensi pelanggaran dalam Pilkades 2026, keresahan warga terkait maraknya penggunaan knalpot brong, hingga kewaspadaan terhadap modus penipuan online yang kian meresahkan.
Satu per satu pertanyaan tersebut langsung dijawab dan dicarikan solusi oleh Kapolres dengan bahasa yang membumi dan mudah dipahami. Warga pun merasa lega karena suara dan keresahan mereka didengar langsung oleh pimpinan kepolisian di daerahnya.
Sementara itu, Camat Padamara, Joko Suyanto, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai program Jumat Curhat merupakan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Atas nama pemerintahan Kecamatan Padamara, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres beserta jajaran. Melalui forum ini, warga diberikan ruang yang luas untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun saran terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara langsung,” ungkap Joko.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat Desa Padamara semakin erat. Harapannya, semangat kebersamaan ini terus terjaga, menjadikan Purbalingga tetap kondusif, aman, dan sukses menyambut Pilkades 2026 yang damai.







