Menu

Mode Gelap

Nasional · 26 Mei 2026 18:21 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Hak Pendidikan Satu Desa Satu TK


 Mendikdasmen Prof. Abdul Mu'ti Perbesar

Mendikdasmen Prof. Abdul Mu'ti

INDEPENDENSIBER.com – Menteri Pendidikan dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Abdul Mu’ti menyatakan bahwa mayoritas anak-anak Indonesia belum memperoleh hak pendidikan secara optimal.

Fenomena tersebut muncul akibat kendala ekonomi, domisili, serta hambatan geografis.

“Masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan hak pendidikan. Baik karena keadaan ekonomi, domisili, atau faktor-faktor lain,” kata Prof. Mu’ti saat menyampaikan pidato kunci pada acara Tanwir I Aisyiyah di Jakarta.

Selain masalah akses umum, Prof. Mu’ti menyoroti kondisi pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang berbasis masyarakat.

Kenyataan lapangan menunjukkan bahwa anak-anak penyandang disabilitas belum menerima layanan edukasi secara layak.

“Bahkan jumlah sekolah luar biasa (SLB) juga masih sangat terbatas,” ujarnya

Guna mengatasi persoalan tersebut, Kemendikdasmen mengajak organisasi Aisyiyah sebagai mitra strategis untuk memperluas akses pendidikan inklusif yang bermutu bagi semua kalangan masyarakat.

“Kami berharap kerja kerja sama Kemendikdasmen dengan ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan anak usia dini dan dalam bidang pendidikan inklusif dapat menyukseskan ikhtiar kita bersama untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ucap Prof. Mu’ti.

Kolaborasi ini sekaligus bertujuan menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun yang merangkul jenjang taman kanak-kanak (TK).

Menurut Prof. Mu’ti, gerakan satu desa satu TK memegang peranan krusial dalam membangun kecerdasan bangsa sejak usia dini.

“Wajib belajar 13 tahun seiring dengan program Kementerian Pendidikan Desa, yaitu ‘Satu Desa, Satu TK’, menurut saya harus menjadi bagian dari satu tekad bersama untuk mencerdaskan bangsa memulai pendidikan sejak usia dini,” ujarnya

 

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Pertamina Tetap Jaga Harga BBM, Aneka Petroindo Raya Harga Naik

28 Mei 2026 - 21:00 WIB

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero)

Sentuh Level Rp17.870 per Dolar Amerika Serikat, Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah

28 Mei 2026 - 18:11 WIB

Sentuh Level Rp17.870 per Dolar Amerika Serikat

Tiga Pesona Wisata Pesisir dan Pegunungan Unggulan Pekalongan

28 Mei 2026 - 17:10 WIB

Museum Batik Pekalongan

Resep Kelezatan Autentik Sate Kambing yang Empuk dan Menggoyang Lidah

28 Mei 2026 - 15:15 WIB

Resep Sate Madura dengan Sambal Kacang

Resep Variasi Bikin Gulai Kambing Tradisi Kuliner Nusantara

27 Mei 2026 - 17:11 WIB

Gulai Kambing Khas Padang

Resep Sajikan Gulai Sapi dari Penjuru Nusantara dengan Variasi Rempah

27 Mei 2026 - 16:13 WIB

Gulai Aceh Aroma Kari
Trending di Kuliner