Menu ✖

Mode Gelap

Oto Tekno · 18 Mei 2026 10:42 WIB

Peminat Mobil Listrik di Indonesia Melonjak, Ini Jawabnya


					peminat mobil listrik melonjak seiring efisiensi dan gengsi Perbesar

peminat mobil listrik melonjak seiring efisiensi dan gengsi

JAKARTA,INDEPENDENSIBER.COM- Pasar kendaraan roda empat di Indonesia tengah mengalami pergeseran paradigma yang signifikan. Mobil listrik atau Electric Vehicle (EV), yang beberapa tahun lalu masih dianggap sebagai produk ceruk (niche market), kini bertransformasi menjadi primadona baru di jalanan tanah air. Lonjakan minat masyarakat ini dipicu oleh kombinasi antara efisiensi biaya operasional, kebijakan insentif pemerintah, serta pergeseran gaya hidup kaum urban.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita beberapa waktu lalu menyatakan bahwa lonjakan penjualan kendaraan listrik di Indonesia di tengah fluktuasi harga bahan bakar minyak (BBM) merupakan hal yang wajar dalam mekanisme pasar. Masyarakat kini semakin rasional dalam menghitung pengeluaran jangka panjang untuk mobilitas mereka.

Kepuasan Konsumen yang Tinggi

Sentimen positif konsumen Indonesia terhadap EV terbilang sangat kontras jika dibandingkan dengan pasar global, seperti Amerika Serikat atau Eropa yang mulai mengalami kejenuhan.

Berdasarkan hasil riset dari lembaga survei Praxis, sebanyak 79 persen konsumen EV di Indonesia menyatakan sangat puas dengan mobil listrik mereka dibandingkan saat menggunakan mobil konvensional berbasis bensin (Internal Combustion Engine).

“Berbeda dengan pasar Barat di mana EV harus bersaing ketat dengan prestise mobil-mobil kolektor bensin, di Indonesia EV justru membawa nilai tersendiri. Ada kesan prestisius, modern, dan mewah yang melekat pada pemiliknya,” ujar Garda Maharsi, Head of Research Praxis dalam pemaparannya.

Selain faktor gengsi, harga yang ditawarkan oleh produsen—terutama merek-merek asal Asia kini jauh lebih kompetitif dengan berbagai fitur teknologi yang melimpah.

Pasar Mobil Bekas Mulai Menggeliat, Namun Masih Ada Catatan

Tingginya peminat mobil listrik baru ternyata mulai menular ke pasar mobil bekas. Di pusat otomotif seperti WTC Mangga Dua Jakarta, unit-unit EV bekas dari merek populer kini mulai diburu konsumen karena harganya yang lebih miring namun masih memiliki masa garansi baterai yang panjang.

Meski demikian, pasar mobil listrik tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Tantangan terbesar saat ini beralih ke sektor pembiayaan (leasing) untuk unit bekas. Direktur OLXmobbi, Agung Iskandar, mengungkapkan bahwa transaksi mobil listrik bekas di platformnya masih berada di kisaran 1 persen dari total transaksi.

Kemudian ada beberapa faktor utama yang membuat sebagian calon pembeli masih menahan diri. Pertama, perusahaan pembiayaan masih bersikap hati-hati karena fluktuasi harga bekas mobil listrik yang depresiasinya cukup tinggi.

Kedua, pakar otomotif menilai sebagian masyarakat suburban masih mencemaskan sebaran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) saat dibawa ke luar kota.

Ketiga, kekhawatiran mengenai hangusnya garansi baterai jika kendaraan berpindah tangan ke pemilik kedua.

Infrastruktur yang Terus Dikebut

Menjawab kekhawatiran konsumen, pemerintah bersama pihak swasta terus mempercepat pembangunan ekosistem pendukung. Hingga saat ini, jumlah SPKLU khusus mobil listrik di Indonesia terus merangkak naik dan telah menembus angka ribuan unit.

Dengan hadirnya berbagai model baru yang bervariasi tren adopsi mobil listrik di Indonesia diprediksi akan terus mencetak grafik pertumbuhan yang positif hingga beberapa tahun ke depan.

Industri otomotif nasional kini resmi memasuki era baru yang lebih hijau dan sunyi.

 

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional