Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 25 Apr 2026 15:07 WIB

Rayakan Hari Jadi ke 160, GKJ Purbalingga Usung Tema Lingkungan


					Gereja Kristen Jawa Perbesar

Gereja Kristen Jawa

INDEPENDENSIBER.com – Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purbalingga menyambut usia ke-160 tahun pada 5 Mei 2026 mendatang.

Menilik sejarah, perhitungan usia tersebut merujuk pada ketetapan Menteri.

Mengikuti arahan Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), pihak gereja mengusung tema besar mengenai kelangsungan lingkungan hidup.

Umang Sumarsono, Pengurus Komisi Hari Besar Kristen (GKJ) menjelaskan, isu penebangan hutan serta alih fungsi lahan menjadi perhatian utama dalam perayaan kali ini.

Gereja memandang penting perlindungan alam bagi kehidupan masa depan. Rangkaian kegiatan bermula pada Minggu, 26 April 2026 melalui aksi donor darah bagi warga jemaat.

Panitia menjalin kerja sama dengan PMI Kabupaten Purbalingga guna melancarkan agenda kemanusiaan tersebut.

Aksi ini berlangsung di Gereja Induk usai ibadah pagi. Menginjak hari Jumat, 1 Mei 2026, agenda berlanjut dengan kegiatan sepeda santai.

Peserta sepeda santai akan menempuh rute dari Gereja Induk menuju Gereja Pepantan Muntang.

Perjalanan kemudian berakhir di Gereja Pepantan Purwosari yang terletak di Desa Toyareka.

Melalui rute ini, pihak panitia hendak menyebarkan semangat kepedulian alam secara langsung kepada warga.

Pada kedua lokasi tersebut, panitia menyerahkan bibit pohon alpukat sebanyak masing-masing 100 batang.

Penyerahan bibit menyasar area halaman gereja, warga jemaat, hingga masyarakat umum pemilik lahan.

Upaya ini bertujuan agar masyarakat tergerak memelihara pohon demi kelestarian lingkungan.

Resepsi Budaya Jawa Penuh Makna

Memasuki Minggu, 3 Mei 2026, jemaat akan mengikuti ibadah pagi lebih awal yakni pukul 5.

Usai beribadah, seluruh warga jemaat mengikuti jalan sehat melewati rute pusat kota hingga kembali ke gereja.

Panggung musik oleh pemuda gereja serta berbagai lomba seru akan menyambut para peserta di garis finis.

Puncak perayaan atau resepsi hari jadi berlangsung tepat pada 5 Mei 2026 pukul 17.00 WIB. Mengingat identitas sebagai Gereja Kristen Jawa, nuansa etnik akan mendominasi seluruh rangkaian acara.

Musik gamelan akan mengiringi ibadah serta selebrasi sebagai simbol pelestarian budaya.

Dekorasi ruangan pun menggunakan bahan alami seperti janur untuk memperkuat kesan tradisional.

Bahkan, pihak gereja mewajibkan seluruh jemaat mengenakan pakaian adat Jawa saat menghadiri puncak acara tersebut.

Kemeriahan ini menjadi simbol syukur atas perjalanan panjang pelayanan gereja selama satu setengah abad lebih di Purbalingga.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional