Menu

Mode Gelap

Bisnis · 16 Mei 2026 12:04 WIB

Monsun Australia Melemah, BMKG Deteksi Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan


					BMKG Perbesar

BMKG

INDEPENDENSIBER.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi pelemahan pengaruh Monsun Australia selama sepekan ke depan.

Sebaliknya, sejumlah fenomena atmosfer justru menunjukkan peningkatan aktivitas yang memicu potensi curah hujan tinggi.

“Pengaruh Monsun Australia diprakirakan sedikit melemah seiring meningkatnya aktivitas MJO yang berada pada fase 3 atau Samudra Hindia dan mulai berdampak terhadap wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam laporan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 15-21 Mei.

Pelemahan ini memicu aliran massa udara basah menuju wilayah selatan.

“Kondisi ini membuka peluang masuknya massa udara yang lebih lembap dari perairan barat Sumatra, sehingga kandungan uap air di sebagian wilayah Indonesia bagian selatan dapat kembali meningkat,” tambahnya.

Meski awal musim kemarau tetap berlangsung di beberapa daerah, dinamika atmosfer lain justru menguat. Aktivitas MJO kini melintasi Sumatra, Jawa, Sulawesi selatan, hingga Papua.

“Pada periode sepekan ke depan, dinamika atmosfer di Indonesia juga masih dipengaruhi oleh beberapa fenomena gelombang tropis,” terang BMKG.

Gelombang Kelvin aktif bergerak ke arah timur melintasi Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial bergerak ke barat melalui Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Fenomena ini mendapat penguatan dari kemunculan sirkulasi siklonik di Selat Karimata, Selat Makassar bagian selatan, dan Laut Sulawesi yang membentuk area pertemuan angin.

“Kombinasi antara pelemahan monsun, peningkatan suplai uap air, aktivitas gelombang tropis, dan pola belokan serta perlambatan angin tersebut berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah yang terdampak,” terang BMKG.

Berdasarkan analisis tersebut, BMKG merilis daftar wilayah siaga cuaca ekstrem:

1.Periode 15-17 Mei

  • Hujan Lebat-Sangat Lebat: Kep. Riau, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, serta wilayah Papua (Induk, Tengah, Pegunungan, Selatan).
  • Angin Kencang: Kep. Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Timur.

2.Periode 18-21 Mei

  • Hujan Lebat-Sangat Lebat: Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

LSP UMP Tambah Skema Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

15 September 2026 - 11:39 WIB

LSP UMP menambah empat skema sertifikasi kompetensi mahasiswa baru untuk meningkatkan daya saing lulusan dalam menembus dunia kerja.

Polres Purbalingga Latih Ratusan Pelajar SMA Bukateja Paham AI

15 September 2026 - 10:37 WIB

Polres Purbalingga menggelar pelatihan edukasi etika digital AI untuk ratusan siswa SMAN 1 Bukateja guna tingkatkan kecakapan teknologi.

Temuan Mayat di Taman Usman Janatin Purbalingga Gegerkan Warga

15 September 2026 - 07:34 WIB

Polisi mengevakuasi temuan mayat di Taman Usman Janatin Purbalingga. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban.

Polres Purbalingga dan Senopati Academy 3 Purbalingga Gelar Pelatihan Paham AI di SMK Muhammadiyah

8 September 2026 - 23:21 WIB

Pelatihan Paham AI Polres Purbalingga membekali siswa pengetahuan teknologi, etika digital, serta pencegahan hoaks demi keamanan informasi

Kwarcab Purbalingga Adakan Estafet Tunas Kelapa di 18 Kwarran, Dukung ETK Kwarda Jawa Tengah.

6 September 2026 - 00:57 WIB

Rangkaian Estafet Tunas Kelapa Purbalingga 2026 berlangsung semarak di Bukateja dengan pertunjukan seni dan penyerahan simbolis kepramukaan.

Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026 Masuk ke Kwarcab Purbalingga

5 September 2026 - 22:53 WIB

Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah di Purbalingga berlangsung meriah serta menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh anggota Pramuka dan masyarakat.
Trending di Pendidikan