Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Apr 2026 21:36 WIB

Bulog Jamin Harga Beras Stabil Meski Biaya Kemasan Melonjak


					Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras tetap stabil walaupun biaya bahan baku kemasan plastik saat ini tengah merangkak naik. Perbesar

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras tetap stabil walaupun biaya bahan baku kemasan plastik saat ini tengah merangkak naik.

JAKARTA, INDEPENDENSIBER.com – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga beras tetap stabil walaupun biaya bahan baku kemasan plastik saat ini tengah merangkak naik.

Penegasan tersebut muncul dalam konferensi pers di kantor pusat Bulog, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Rizal menekankan bahwa fokus utama instansi saat ini adalah memperkuat stok serta mengendalikan jalur distribusi di tengah berbagai tekanan biaya operasional.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog berkomitmen penuh menjaga harga pangan, khususnya beras, agar tidak mengalami kenaikan dalam waktu dekat.

Hingga pertengahan April 2026, Bulog melaporkan realisasi penyerapan gabah telah mencapai 1,9 juta ton setara beras, atau sekitar 48,7 persen dari target tahunan.

Momentum panen raya yang sedang berlangsung di berbagai daerah menjadi kunci bagi perusahaan untuk memperkokoh Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Saat ini, total stok yang berada dalam gudang Bulog menyentuh angka 4,727 juta ton.

Terkait lonjakan harga plastik yang membebani biaya pengemasan program SPHP dan bantuan pangan, manajemen telah menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Perindustrian.

Langkah strategis ini bertujuan mencari keringanan harga bahan baku sehingga beban biaya tambahan tersebut tidak berpindah ke pundak konsumen.

Menghadapi tantangan cuaca ekstrem, Rizal menyiapkan strategi penyerapan maksimal hingga Juli mendatang guna mengantisipasi dampak El Nino.

Selain menjaga stabilitas domestik melalui operasi pasar, stok yang melimpah ini juga membuka peluang ekspor.

Saat ini, Bulog tengah menjajaki permintaan dari Malaysia yang mencapai 200 ribu ton, sembari tetap memprioritaskan perlindungan daya beli petani dan masyarakat di dalam negeri.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Anggota Pramuka Purbalingga Punya Rescue Café, Kedai Kopi Bernuansa Penyelamatan

4 Juli 2026 - 16:27 WIB

Rescue Café, kedai kopi besutan anggota Pramuka Peduli (Pramuli) Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Purbalingga menyediakan ruang diskusi yang representatif maupun sarana bercengkerama mengobrol santai. Sumber Foto: Humas dan Informatika Kwarcab Purbalingga

Aturan Penggunaan Resmi Logo HUT ke-81 RI

30 Juni 2026 - 14:30 WIB

Logo HUT RI 2026

Desain Karya Fajar Novario Jadi Logo HUT ke-81 RI

30 Juni 2026 - 14:07 WIB

Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro menyampaikan hasil pemilihan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 29 Juni 2026.

Prakiraan Cuaca Banyumas 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 13:30 WIB

Prakiraan Cuaca Banyumas

Prakiraan Cuaca Cilacap 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 12:46 WIB

Prakiraan Cuaca Cilacap

Prakiraan Cuaca Banjarnegara 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 12:00 WIB

Prakiraan Cuaca Banjarnegara
Trending di Daerah