INDEPENDENSIBER.COM – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pendidikan menargetkan penyaluran beasiswa bagi kelompok rentan pada tahun ini.
Program tersebut menyasar 1.250 siswa tingkat SMP dan 1.000 siswa tingkat SD guna menjamin hak pendidikan seluruh anak.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Banyumas, Amrin Ma’ruf, menjelaskan bahwa langkah ini mendukung program ‘Pasti Sekolah’.
Upaya tersebut mencakup perluasan akses, penyediaan fasilitas, serta peningkatan mutu pembelajaran secara merata.
“Penguatan layanan pendidikan terus kami lakukan, baik dari sisi akses, fasilitas, maupun pemerataan agar seluruh wilayah Banyumas mendapatkan layanan yang setara,” katanya
Keberhasilan program ini terlihat dari capaian tahun 2025 yang membantu ribuan peserta didik, mulai dari PAUD hingga Pendidikan Masyarakat (Dikmas).
Selain bantuan finansial, pemerintah daerah secara aktif merehabilitasi puluhan gedung sekolah serta membangun ruang kelas baru.
Memasuki tahun 2026, fokus utama tertuju pada pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di wilayah pinggiran, seperti SMPN 10 Purwokerto dan SMPN 3 Cilongok.
Amrin menambahkan bahwa pihaknya juga memperkuat pendidikan nonformal melalui pusat kegiatan belajar masyarakat.
Sebagai penunjang, Pemkab Banyumas menyediakan bus sekolah gratis serta tarif khusus pada transportasi Trans Banyumas.
Fasilitas ini bertujuan memudahkan mobilitas guru dan siswa dalam menempuh perjalanan menuju sekolah.
“Terakhir, kami juga menjalin kerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas dalam pendirian 21 PKBM yang telah meluncurkan oleh Mendikdasmen pada April 2026,” tambahnya.







