Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 14 Apr 2026 10:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Super Aplikasi Rumah Pendidikan Solusi Literasi Digital


					Kemendikdasmen Luncurkan Super Aplikasi Rumah Pendidikan Solusi Literasi Digital Perbesar

JAKARTA, INDEPENDENSIBER.com – Pemerintah Republik Indonesia resmi memberlakukan pembatasan media sosial bagi pelajar melalui PP TUNAS Nomor 17 Tahun 2025 mulai Maret 2026.

Kebijakan ini menuai respons positif dari kalangan pendidik dan orang tua yang menginginkan ruang digital lebih aman bagi anak.

Menyikapi regulasi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan Super Aplikasi Rumah Pendidikan sebagai solusi strategis.

Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) merancang platform ini sebagai jejaring edukatif yang terintegrasi bagi ekosistem sekolah.

Mengutip laman rumah.pendidikan.go.id, Kepala Pusdatin, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa aplikasi ini menyediakan delapan menu utama guna mendukung pembelajaran.

Transformasi Digital Menuju Pembelajaran Inklusif

Menu unggulan seperti Ruang Murid dan Ruang Guru menjadi pilar utama dalam menciptakan interaksi digital yang berkualitas secara nasional.

Sebelumnya, layanan pendidikan digital Indonesia terpecah ke dalam hampir 300 aplikasi yang berbeda.

Kondisi tersebut menyulitkan koordinasi bagi lebih dari 4 juta guru dan 40 juta siswa yang tersebar di belasan ribu pulau.

Hadirnya integrasi ini bertujuan menghapus tumpang tindih sistem yang selama ini menghambat efisiensi birokrasi pendidikan.

Pemerintah optimis platform tunggal ini mampu menjangkau seluruh pelosok negeri dengan standar layanan yang setara.

Wibowo Mukti menegaskan bahwa Super Aplikasi Rumah Pendidikan menjadi jawaban atas tantangan inklusivitas di tanah air.

“Super Aplikasi Rumah Pendidikan menghadirkan delapan menu utama, antara lain Ruang Murid dan Ruang Guru, yang dirancang untuk mendukung ekosistem pembelajaran digital nasional,” ungkapnya.

Melalui satu pintu akses, Kemendikdasmen berharap kualitas pembelajaran meningkat secara merata.

Inovasi ini sekaligus memastikan para pelajar tetap memiliki ruang berekspresi yang positif tanpa bergantung pada media sosial umum.

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Napas Legowo di Tengah “Kebut-kebutan” Raperda Desa Purbalingga

15 September 2026 - 19:49 WIB

ketua Pansus Imawan saat memimpin rapat Raperda Desa, Foto Alwi untuk Independensiber.com

LSP UMP Tambah Skema Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

15 September 2026 - 11:39 WIB

LSP UMP menambah empat skema sertifikasi kompetensi mahasiswa baru untuk meningkatkan daya saing lulusan dalam menembus dunia kerja.

Polres Purbalingga Latih Ratusan Pelajar SMA Bukateja Paham AI

15 September 2026 - 10:37 WIB

Polres Purbalingga menggelar pelatihan edukasi etika digital AI untuk ratusan siswa SMAN 1 Bukateja guna tingkatkan kecakapan teknologi.

Temuan Mayat di Taman Usman Janatin Purbalingga Gegerkan Warga

15 September 2026 - 07:34 WIB

Polisi mengevakuasi temuan mayat di Taman Usman Janatin Purbalingga. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban.

Polres Purbalingga dan Senopati Academy 3 Purbalingga Gelar Pelatihan Paham AI di SMK Muhammadiyah

8 September 2026 - 23:21 WIB

Pelatihan Paham AI Polres Purbalingga membekali siswa pengetahuan teknologi, etika digital, serta pencegahan hoaks demi keamanan informasi

Kwarcab Purbalingga Adakan Estafet Tunas Kelapa di 18 Kwarran, Dukung ETK Kwarda Jawa Tengah.

6 September 2026 - 00:57 WIB

Rangkaian Estafet Tunas Kelapa Purbalingga 2026 berlangsung semarak di Bukateja dengan pertunjukan seni dan penyerahan simbolis kepramukaan.
Trending di Gaya Hidup