PURBALINGGA,INDEPENDENSIBER.COM- Sebanyak 51 reklame berbagai jenis diamakan dari wilayah Kecamatan Kemangkon oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Purbalingga, 9 Selasa 2026. Masing- masing reklame jenis banner 15 lembar, spanduk 11 lembar, dan sejumlah 25 berbagai vendor.
Kasat Pol PP Kabupaten Purbalingga, Raditya Widayaka melalui Kasi Gakda Juddie menjelaskan, atas laporan masyarakat dan online, pihaknya langsung merespon cepat.
Hal itu merupakan penindakan atas gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum berdasarkan Perda dan Perkada melalui Penertiban. Pihaknya mengamankan bukti berbagai reklame di kendaraan dinas Sat Pol PP Purbalingga.
Pihanya juga mendasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 12 Tahun 2016, Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Purbalingga; Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 14 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Izin Reklame.
Kemudian Perda Nomor 13 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat; Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2022 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas, dan fungsi serta tata kerja Satpol PP Kabupaten Purbalingga
Peraturan Bupati Purbalingga Nomor 94 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis SOP Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga; Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga Tahun 2026. Surat Tugas Kasat Pol PP Kab. Purbalingga
“Harapannya, pihaknya mampu mewujudkan kepatuhan hukum dan meningkatkan disiplin masyarakat terhadap Perda dan Perkada,” katanya.
Penegakan hukum terhadap orang atau badan hukum yang tidak mematuhi Perda dan Perkada dengan mengedepankan tindakan persuasif, tegas, terukur dan humanis.
Mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran Perda dan Perkada. Meningkatkan kesadaran hukum kepada masyarakat terhadap Perda dan Perkada.
Lalu Satpol PP hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan tindakan yang terukur dalam mengatasi gangguan Tibumtranmas sehingga terwujud pelayanan masyarakat dalam mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami dalam jangka lebih lanjut akan memanggil penyedia reklame jika membandel,” tambahnya.










