JAKARTA, INDEPENDENSIBER.COM – Platform gim daring Roblox mulai menerapkan sistem akun baru berbasis usia guna memperkuat perlindungan bagi pengguna di bawah umur.
Perusahaan meluncurkan ‘Roblox Kids’ untuk anak usia 5—8 tahun dan ‘Roblox Select’ bagi kelompok usia 9—15 tahun.
Sistem ini terjadwal mulai beroperasi secara global pada awal Juni 2026.
Melalui pembaruan tersebut, sistem akan menyesuaikan akses konten, pengaturan komunikasi, serta kendali orang tua secara otomatis.
Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, menyatakan bahwa peluncuran ini membawa perubahan fundamental pada cara penemuan konten di dalam platform.
Kaufman menekankan bahwa keamanan merupakan proses yang terus berevolusi seiring pertumbuhan usia anak.
Perusahaan merancang kerangka kerja terpadu yang mencakup verifikasi usia hingga peringkat konten secara spesifik.
“Sistem akun berbasis usia ini dirancang untuk mengurangi beban orang tua dan wali, sekaligus menyesuaikan pengalaman pengguna dengan kelompok usia masing-masing,” kata Kaufman dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).
Pada akun Roblox Kids, akses hanya mencakup konten bermaturitas ‘Minimal’ atau ‘Mild’ melalui proses seleksi ketat.
Fitur komunikasi pada kategori ini juga nonaktif secara otomatis sebagai pengaturan standar demi keamanan.
Kepatuhan Regulasi dan Standar Global
Sementara itu, akun Roblox Select memiliki akses hingga tingkat maturitas ‘Moderate’ dengan desain visual khusus.
Roblox juga akan mengintegrasikan kerangka kerja International Age Rating Coalition (IARC) guna menyelaraskan peringkat konten dengan standar global.
Khusus di Indonesia, Roblox segera memperkenalkan kontrol tambahan bagi pemain di bawah usia 16 tahun.
Langkah ini bertujuan mematuhi regulasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) yang mengategorikan platform tersebut sebagai layanan risiko tinggi.
Kaufman mengonfirmasi bahwa penyesuaian operasional ini merupakan upaya perusahaan memenuhi persyaratan hukum pemerintah Indonesia.







