Hari Pertama Berjalan Lancar
Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 2 Purbalingga, Jais Mudin, menjelaskan bahwa panitia membuka delapan loket dengan kapasitas masing-masing 25 orang calon murid baru.
“Kami melayani 200 calon murid baru yang terbagi delapan loket layanan,” katanya.
Jais menambahkan, orang tua calon murid baru sebenarnya bisa mengakses pembuatan akun secara mandiri dari rumah sejak tanggal 22 Juni 2026.
Kendati demikian, panitia tetap memberikan bantuan bagi orang tua yang menghadapi kesulitan teknis.
Perbedaan mendasar dari tahun lalu bertumpu pada proses unggah dokumen yang kini menjadi kewenangan penuh operator sekolah.
“Tahun lalu kan proses unggah dokumen bisa sendiri. Kalau tahun ini tidak bisa,” kata Jais.
Oleh karena itu, ia mengimbau para pendaftar agar menyiapkan seluruh berkas digital dalam format PDF sebelum menuju loket.
Ia juga mengarahkan calon murid baru melalui grup komunikasi daring agar membawa dokumen lengkap seperti akta kelahiran, SKL, TKA, KIA, KIP, serta foto rumah berpenanda geografis (geotagging).
“Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh pelayanan berkas yang masuk pada hari yang sama hingga tuntas,” katanya.
Pada periode ini, sekolah yang mengusung visi “Berbudaya, Berjaya” tersebut menetapkan kuota daya tampung total sebanyak 256 murid baru melalui empat jalur masuk.
Berdasarkan petunjuk teknis, alokasi kuota terbesar mengarah pada jalur domisili (zonasi) yaitu sebanyak 40 persen.
Selanjutnya, jalur Prestasi mendapatkan porsi alokasi sebesar 35 persen.
Menyusul jalur Afirmasi bagi keluarga kurang mampu atau rentan sosial sebesar 20 persen, serta jalur perpindahan tugas orang tua atau mutasi sebesar 5 persen.







