INDEPENDENSIBER.COM – Kecelakaan lalu lintas tunggal melanda kawasan jalan raya Desa Tlagayasa, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin 3 Agustus 2026.
Satu unit armada mobil boks menghantam keras konstruksi jembatan sisi kiri jalur utama hingga mengakibatkan sang pengemudi mengalami luka-luka serius dan mendapatkan penanganan medis pada rumah sakit setempat.
Kapolsek Bobotsari, AKP Sarno Ujianto, menjelaskan bahwasanya musibah kecelakaan tunggal tersebut menimpa armada kendaraan mobil boks bernomor polisi B-9019-PCZ.
Kendaraan niaga tersebut berjalan bawah kemudi Ilham Fajri Prasetyo (25), seorang warga asal Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.
“Kecelakaan itu membuat bagian depan mobil mengalami rusak parah. Selain itu pengemudi mengalami luka dan harus mendapat perawatan pada rumah sakit,” kata Kapolsek Bobotsari
Sesuai penjelasan berdasarkan paparan keterangan para saksi mata sekitar kawasan kejadian
Kendaraan mobil melaju mulus dari arah selatan (Purbalingga) menuju arah utara (Pemalang) menggunakan kecepatan sedang.
Namun, ketika tiba kawasan lokasi perkara, laju kendaraan mendadak keluar jalur utama lalu menghantam tembok jembatan secara telak.
Penyebab kecelakaan terindikasi akibat pengemudi mobil mengantuk.
“Sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tembok jembatan,” tutur Kapolsek memberikan keterangan analisis awal terkait kronologi peristiwa maut tersebut.
Imbas benturan hebat tersebut, bagian depan armada mobil boks mengalami kerusakan sangat parah.
Menindaklanjuti insiden ini, Kapolsek menambahkan bahwasanya penanganan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut selanjutnya beralih penuh menuju Unit Gakkum
Satlantas Polres Purbalingga guna proses penanganan hukum lanjutan.
Selain itu, armada mobil yang rusak parah tersebut langsung masuk pengawasan pihak kepolisian setempat selaku barang bukti resmi.
“Untuk pengemudi masih menjalani perawatan pada rumah sakit Muhammadiyah Bobotsari, menunggu hasil rontgen dan CT Scan untuk penanganan medis selanjutnya,” kata Kapolsek
Ia mengingatkan, peristiwa benturan keras ini menjadi pelajaran sangat penting bagi pengemudi kendaraan agar senantiasa waspada.
Serta menjaga kestabilan kondisi fisik saat mengemudikan kendaraan.
Apabila rasa kantuk luar biasa menyerang, para pengemudi harus segera beristirahat pada area aman.
“Tujuannya untuk meminimalkan potensi terjadinya bahaya musibah lalu lintas fatal serupa pada masa mendatang,” pungkas Kapolsek.









