Menu

Mode Gelap

Gaya Hidup · 10 Agu 2026 23:49 WIB

Setda Purbalingga Gelar Edukasi Simulasi Penanganan Kebakaran Ringan


					Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan edukasi untuk membekali aparatur pemerintah mengenai pengetahuan serta keterampilan menghadapi situasi darurat, Setda Purbalingga menghadirkan Tim Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga sebagai narasumber. Perbesar

Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan edukasi untuk membekali aparatur pemerintah mengenai pengetahuan serta keterampilan menghadapi situasi darurat, Setda Purbalingga menghadirkan Tim Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga sebagai narasumber.

INDEPENDENSIBER.COM – Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Purbalingga menggelar kegiatan edukasi serta simulasi penanganan kebakaran ringan.

Acara tersebut berlangsung pada halaman kantor Setda selepas pelaksanaan apel pagi. Musim kemarau yang melanda wilayah ini memicu peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya api.

Untuk membekali aparatur pemerintah mengenai pengetahuan serta keterampilan menghadapi situasi darurat, Setda Purbalingga menghadirkan Tim Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Purbalingga sebagai narasumber.

Selain memperoleh penjelasan mengenai pemicu serta klasifikasi api, sejumlah pejabat beserta aparatur sipil negara mempraktikkan langsung teknik pemadaman secara aman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, menyampaikan bahwa agenda tersebut menjadi langkah antisipatif guna menumbuhkan keberanian serta ketenangan pegawai manakala menghadapi insiden kebakaran.

“Langkah ini wujud antisipasi menghadapi musim kemarau, termasuk cara bersikap bijak ketika membakar sampah agar api tidak merembet,” ungkap Herni.

Herni menambahkan, pemahaman teknis penanganan api sangat krusial bagi kaum perempuan, khususnya saat menghadapi potensi bahaya dalam lingkungan rumah tangga.

Menurutnya, sebagai perempuan, tentu terdapat tantangan tersendiri, terutama manakala menghadapi api pada area dapur.

Karena itu, penguasaan kemampuan dasar semacam ini sangat penting dan pasti akan berguna.

“Hari ini kami semua sudah memperoleh pelatihan, edukasi, serta simulasi langsung dari teman-teman Damkar,” kata Herni.

Simulasi tersebut memberikan pengalaman nyata bahwa menghadapi api menuntut ketenangan mental alih-alih kepanikan. Suasana tenang membuat sengatan panas api terasa lebih terkendali.

“Ternyata manakala kita tenang, api itu tidak langsung terasa panas seperti bayangan kita. Mudah-mudahan pelatihan ini memberikan kami keberanian serta keyakinan guna tetap tenang ketika menghadapi ancaman api,” lanjut Herni.

Tim Damkar memaparkan aspek krusial guna mencegah serta menangani kebakaran.

Instalasi kelistrikan menjadi sorotan utama karena kabel memerlukan pembaruan berkala, wajib peremajaan setiap 15 tahun guna mengantisipasi korsleting.

Petugas mengingatkan kemunculan asap harus segera warga atau pegawai tanggapi.

“Kalau sudah muncul asap, jangan menunggu api membesar. Segera cari sumbernya dan lakukan penanganan awal agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar,” jelas Yudi, petugas Damkar.

Materi pelatihan berlanjut pada pengenalan jenis api terbuka serta tertutup. Api terbuka tampak secara visual, sementara api tertutup muncul tanpa wujud terlihat, seperti pada baterai lithium telepon seluler.

Pemateri menguraikan klasifikasi api mencakup kelas A benda padat, kelas B bahan cair, kelas C kelistrikan, serta kelas D logam.

“Jangan sampai kita salah menggunakan alat pemadam. Jenis api berbeda tentu membutuhkan cara serta media pemadaman yang berbeda pula,” pesan petugas.

Sesi praktik menampilkan keikutsertaan pejabat dan aparatur sipil negara memadamkan api memakai metode sederhana maupun Alat Pemadam Api Ringan.

Simulasi penanganan kebocoran LPG memperagakan cara pemadaman memakai handuk basah atau ember secara aman.

Petugas juga melarang pemadaman minyak terbakar pada wajan menggunakan air karena memicu penyebaran api. Seluruh peragaan ini bertujuan agar peserta menghindari tindakan berbahaya.

 

 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Purbalingga dan Senopati Academy 3 Purbalingga Gelar Pelatihan Paham AI di SMK Muhammadiyah

8 September 2026 - 23:21 WIB

Pelatihan Paham AI Polres Purbalingga membekali siswa pengetahuan teknologi, etika digital, serta pencegahan hoaks demi keamanan informasi

Kwarcab Purbalingga Adakan Estafet Tunas Kelapa di 18 Kwarran, Dukung ETK Kwarda Jawa Tengah.

6 September 2026 - 00:57 WIB

Rangkaian Estafet Tunas Kelapa Purbalingga 2026 berlangsung semarak di Bukateja dengan pertunjukan seni dan penyerahan simbolis kepramukaan.

Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026 Masuk ke Kwarcab Purbalingga

5 September 2026 - 22:53 WIB

Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah di Purbalingga berlangsung meriah serta menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh anggota Pramuka dan masyarakat.

Pemungutan Suara Pilkades Digelar 10 Desember Tahun Ini

3 September 2026 - 18:55 WIB

APBD Perubahan Purbalingga 2026 Disahkan

2 September 2026 - 15:17 WIB

Fahmi Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 184 Desa di Purbalingga

1 September 2026 - 13:27 WIB

bupati Fahmi saat rapat pilkades
Trending di Daerah