Menu

Mode Gelap

Bisnis · 14 Apr 2026 09:56 WIB

Bulog Usul Tambah Kuota Minyakita Jadi 65 Persen


					Minyakita Perbesar

Minyakita

JAKARTA, INDEPENDENSIBER.COM – Perum Bulog mengajukan peningkatan kuota Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita bagi BUMN pangan dari 35 persen menjadi 65 persen.

Langkah ini bertujuan memperkuat pasokan pasar dan mendukung penyaluran bantuan pangan nasional.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa tambahan kuota tersebut sangat mendesak demi memenuhi kebutuhan lebih dari 33 juta penerima manfaat.

Saat ini, Bulog menerima alokasi bulanan sekitar 40.000 hingga 45.000 kiloliter dari total porsi BUMN.

Rizal memproyeksikan volume pasokan meningkat hingga 70.000 kiloliter jika pemerintah menyetujui usulan tersebut.

Pihaknya tetap menjaga proporsi distribusi antar-BUMN agar pembagian tugas bersama ID Food dan Agrinas Palma tetap berjalan harmonis.

“Dari yang 70 persen itu kita satu bulannya dapat 40.000–45.000 kiloliter. Kalau nanti dinaikkan jadi 65 persen, berarti nanti bisa naik mencapai sekitar 60.000–70.000 kiloliter,” ujar Rizal saat memantau Pasar Grogol, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026).

Keputusan final kini berada di tangan Kementerian Perdagangan.

Bulog mengaku telah mengantongi izin dari Menteri Pertanian serta Kepala Bapanas untuk mengajukan permohonan tersebut.

Tujuannya guna mencegah kelangkaan yang berpotensi memicu inflasi harga komoditas lain.

Kendala NIB Tingkat Pedagang

Meskipun stok mulai mencukupi, Bulog menemui kendala pada sisi pengecer karena banyak pedagang enggan menjual Minyakita.

Hal ini terjadi karena pedagang wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai syarat distribusi resmi.

Rizal menyebut sebagian pedagang merasa khawatir akan kewajiban pajak jika mendaftarkan usaha mereka.

Padahal, kepemilikan NIB merupakan prosedur gratis untuk memastikan penyaluran barang lebih tertib dan terdata secara nasional.

“Persyaratan menjadi pengecer Minyakita itu harus punya NIB. NIB gratis, tinggal sosialisasi lagi,” pungkas Rizal.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Polres Purbalingga dan Senopati Academy 3 Purbalingga Gelar Pelatihan Paham AI di SMK Muhammadiyah

8 September 2026 - 23:21 WIB

Pelatihan Paham AI Polres Purbalingga membekali siswa pengetahuan teknologi, etika digital, serta pencegahan hoaks demi keamanan informasi

Kwarcab Purbalingga Adakan Estafet Tunas Kelapa di 18 Kwarran, Dukung ETK Kwarda Jawa Tengah.

6 September 2026 - 00:57 WIB

Rangkaian Estafet Tunas Kelapa Purbalingga 2026 berlangsung semarak di Bukateja dengan pertunjukan seni dan penyerahan simbolis kepramukaan.

Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026 Masuk ke Kwarcab Purbalingga

5 September 2026 - 22:53 WIB

Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah di Purbalingga berlangsung meriah serta menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh anggota Pramuka dan masyarakat.

Pemungutan Suara Pilkades Digelar 10 Desember Tahun Ini

3 September 2026 - 18:55 WIB

APBD Perubahan Purbalingga 2026 Disahkan

2 September 2026 - 15:17 WIB

Fahmi Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 184 Desa di Purbalingga

1 September 2026 - 13:27 WIB

bupati Fahmi saat rapat pilkades
Trending di Daerah