Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 22 Apr 2026 20:53 WIB

Djentot Subechi Siap Suguhkan Pameran Fotografi Monokrom di Kie Art Space


					Guru Seni Budaya SMA Negeri 2 Purbalingga, Djentot Subech Perbesar

Guru Seni Budaya SMA Negeri 2 Purbalingga, Djentot Subech

PURBALINGGA,INDEPENDENSIBER.com – Guru Seni Budaya SMA Negeri 2 Purbalingga, Djentot Subechi, siap menyuguhkan karya fotografi bertajuk pameran tunggal “Monokrom”.

Perhelatan ini memeriahkan Hari Pendidikan Nasional serta Bulan Menggambar Nasional 2026.

Ia memilih Kie Art Space, Dusun Peninis, Desa Sidareja, Kabupaten Purbalingga sebagai lokasi kegiatan pada Sabtu, 2 Mei 2026 mendatang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purbalingga, R. Budi Setiawan, terjadwal membuka acara secara resmi pukul 10.26 WIB.

Pameran yang berlangsung hingga 10 Mei 2026 tersebut menampilkan deretan foto hitam putih hasil tangkapan kamera ponsel.

Djentot sengaja mengangkat tema monokrom guna mengeksplorasi dasar seni visual yang paling fundamental.

“Melalui monokrom, saya ingin kembali ke esensi paling sederhana dalam melihat realitas,” ungkap Djentot, Rabu 22 April 2026.

Eksplorasi Estetika Lensa Ponsel

Alumnus FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta tersebut memandang fotografi bukan sekadar alat komunikasi, melainkan media ekspresi jiwa guna menangkap dinamika kehidupan.

Ia mencermati bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia memandang sebuah karya seni.

Meskipun kamera ponsel kini sangat mudah terjangkau, Djentot menilai pemanfaatannya sebagai medium artistik masih kurang maksimal.

Pengajar ini menegaskan perlunya membangun kesadaran akan nilai estetika pada era digital saat ini.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para penggiat seni rupa maupun masyarakat umum.

“Apa yang ada dalam genggaman sebenarnya bisa menjadi karya seni,” tegasnya.

Pameran ini mengemban harapan agar mampu memicu apresiasi masyarakat terhadap seni rupa, terutama bagi kalangan pendidikan.

Melalui pendekatan sederhana, setiap karya mengajak pengunjung memahami makna mendalam visual hitam putih yang penuh pesan.

Monokrom hadir sebagai ruang refleksi atas perkembangan seni fotografi modern bagi seluruh lapisan pengunjung.

“Semoga pameran ini memberi inspirasi bagi siapa saja yang mencintai seni,” pungkas Djentot menutup penjelasannya.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional