Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Apr 2026 16:32 WIB

Hari Kartini 2026 Momentum Tekan AKI


					Hari Kartini 2026 Momentum Tekan AKI Perbesar

JAKARTA,INDEPENDENSIBER.COM- Hari Kartini tahun 2026 menjadi momen tahunan yang memiliki banyak makna. Seperti dilansir dari Antara News, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) memaknai peringatan Hari Kartini sebagai momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Langkah ini diambil agar menjawab tantangan besar di bidang kesehatan reproduksi, terutama menekan Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi tantangan serius bagi bangsa.

Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), kiprah perempuan saat ini tidak hanya terbatas di ranah domestik, tetapi memegang peranan vital di ruang publik.

Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, kualitas kesehatan ibu harus menjadi prioritas utama.

“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, dimulai dari unit yang terkecil, yaitu keluarga, terutama ibu,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Berdasarkan data dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), AKI di Indonesia saat ini masih berada di angka 189 per 100 ribu kelahiran hidup. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kematian ibu tertinggi di Asia Tenggara.

Cek dan Edukasi

Menyikapi hal tersebut, Kemendukbangga telah menggulirkan sejumlah inisiatif strategis, di antaranya:

  • Cek Kesehatan Gratis (CKG): Program deteksi dini untuk memantau kondisi kesehatan ibu secara berkala.
  • Edukasi Remaja: Memberikan pemahaman mengenai perencanaan kehamilan sejak dini untuk mencegah risiko kesehatan di masa depan.
  • Peningkatan Kompetensi: Kolaborasi dengan POGI untuk melatih petugas lapangan agar lebih sigap dalam penanganan kesehatan ibu dan anak.

Dalam kesempatan tersebut, Isyana juga mengapresiasi peluncuran Rumah Perempuan Indonesia (R-PRIN) oleh POGI. Fasilitas ini menjadi pusat terpadu untuk edukasi, layanan, serta pemberdayaan perempuan.

“Perempuan yang berdaya adalah awal dari masa depan bangsa yang lebih baik,” tambahnya.

GOTI Jadi Dasar Acuan

Tak hanya fokus pada perempuan, Kemendukbangga menyoroti pentingnya keterlibatan laki-laki dalam membangun keluarga berkualitas. Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), peran bapak memperkuat pola pengasuhan di rumah.

Wamendukbangga menekankan bahwa kolaborasi antara ayah dan ibu sejak dini adalah kunci agar generasi mendatang—baik laki-laki maupun perempuan—memiliki empati dan pemahaman yang tepat mengenai kebutuhan kesehatan reproduksi dan kualitas keluarga.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Polres Purbalingga dan Senopati Academy 3 Purbalingga Gelar Pelatihan Paham AI di SMK Muhammadiyah

8 September 2026 - 23:21 WIB

Pelatihan Paham AI Polres Purbalingga membekali siswa pengetahuan teknologi, etika digital, serta pencegahan hoaks demi keamanan informasi

Kwarcab Purbalingga Adakan Estafet Tunas Kelapa di 18 Kwarran, Dukung ETK Kwarda Jawa Tengah.

6 September 2026 - 00:57 WIB

Rangkaian Estafet Tunas Kelapa Purbalingga 2026 berlangsung semarak di Bukateja dengan pertunjukan seni dan penyerahan simbolis kepramukaan.

Estafet Tunas Kelapa Kwarda Jateng 2026 Masuk ke Kwarcab Purbalingga

5 September 2026 - 22:53 WIB

Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah di Purbalingga berlangsung meriah serta menyebarkan pesan kedamaian bagi seluruh anggota Pramuka dan masyarakat.

Pemungutan Suara Pilkades Digelar 10 Desember Tahun Ini

3 September 2026 - 18:55 WIB

APBD Perubahan Purbalingga 2026 Disahkan

2 September 2026 - 15:17 WIB

Fahmi Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 184 Desa di Purbalingga

1 September 2026 - 13:27 WIB

bupati Fahmi saat rapat pilkades
Trending di Daerah