INDEPENDENSIBER.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengubah pola operasi sejumlah perjalanan kereta api per 1 Mei 2026.
Kebijakan ini mencakup perubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan serta penambahan stasiun pemberhentian pada beberapa layanan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan keandalan operasional serta kualitas layanan pelanggan.
Evaluasi rutin menjadi dasar utama pengambilan keputusan ini demi kenyamanan penumpang.
“Perubahan jadwal ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan performa operasional serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan,” katanya
Peningkatan Kualitas Layanan Pelanggan
Deretan kereta api yang mengalami penyesuaian antara lain KA Argo Wilis, KA Lodaya, KA Sawunggalih, KA Serayu, dan KA Kutojaya Selatan.
Perubahan waktu secara signifikan menargetkan stasiun utama seperti Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, hingga Maos.
Langkah strategis perusahaan juga menghadirkan pemberhentian baru, seperti singgahnya KA Lodaya di Stasiun Gandrungmangun.
Penumpang perlu mencermati jadwal terbaru agar perjalanan tetap lancar tanpa kendala waktu.
KAI mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa memeriksa jadwal pada tiket serta datang lebih awal ke stasiun.
Tindakan antisipasi ini sangat penting guna mencegah keterlambatan akibat perubahan pola operasi tersebut.
Masyarakat dapat mengakses informasi jadwal lengkap lewat aplikasi Access by KAI, situs resmi, atau layanan Contact Center 121.
PT KAI (Persero)menjamin keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Melalui upaya ini, KAI Daop 5 Purwokerto berharap layanan kereta api semakin nyaman, tepat waktu, serta tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat.









