Menu

Mode Gelap

Bisnis · 10 Jun 2026 17:53 WIB

Kerjasama Pangan Strategis Diteken Pemkab Purbalingga


					Kerjasama Pangan Strategis Diteken Pemkab Purbalingga Perbesar

SEMARANG,INDEPENDENSIBER.COM – Kerjasama pangan strategis ditandatangani Pemerintah Kabupaten Purbalingga,Rabu (19/06/2026) di Semarang. Kondisi itu sebagai upaya terus memperkuat dan menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok melalui kerjasama antar daerah.

Seperti dirilis Bagian Prokompim Setda Purbalingga, komitmen tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Mukodam mewakili Bupati Purbalingga dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Temu Bisnis Kerja Sama Antar Daerah (KAD) se-Jawa Tengah yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.

Mukodam menyambut baik forum tersebut. Menurutnya, kerja sama antardaerah menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas unggulan daerah.

“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pasokan bahan pokok dapat lebih terjamin, distribusi semakin lancar, dan harga tetap stabil. Selain itu, komoditas yang dihasilkan petani dan pelaku usaha di Purbalingga juga memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Pemkab Purbalingga menjadi salah satu daerah yang diundang untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerjasama perdagangan komoditas pangan strategis dengan berbagai daerah dan pelaku usaha (off taker) di Jawa Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, rakor dan temu bisnis tersebut menjadi langkah konkret untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok penting. Masing- masing seperti cabai, telur, jagung, dan bawang merah.

Gubernur Luthfi menekankan, sinergi antara pemerintah daerah, produsen, dan pelaku usaha sangat penting. Terutama untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga serta mendukung pengendalian inflasi di Jawa Tengah.

“Kita mengetahui saat ini adanya tekanan fiskal, keterbatasan fiskal, dan dinamika geopolitik dunia yang mewajibkan Jawa Tengah untuk kita jaga bersama. Karena itu kegiatan ini dilakukan,” ujarnya saat sambutan.

Ia menambahkan, kondisi inflasi Jawa Tengah saat ini relatif terkendali dan menjadi salah satu yang terbaik secara nasional. Namun capaian tersebut harus terus dipertahankan melalui penguatan kerja sama antardaerah dan pelaku usaha.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho menyampaikan forum bisnis yang digelar merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di Jawa Timur.

Salah satu fokus utama yang dihasilkan dalam forum tersebut adalah penguatan produktivitas sektor pangan dan peningkatan efisiensi distribusi.

“Kegiatan hari ini merupakan bentuk upaya meningkatkan efisiensi distribusi dengan mempertemukan para produsen bahan pangan pokok dengan off taker. Harapannya, hasil produksi petani dapat terserap dengan baik dan dipasarkan di berbagai wilayah Jawa Tengah sehingga harga pangan lebih terkendali,” jelasnya.

Bank Indonesia juga akan mendukung kerja sama tersebut melalui penyusunan basis data pasokan dan kebutuhan pangan yang dapat dimanfaatkan oleh TPID Jawa Tengah untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan efisiensi distribusi antardaerah.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Anggota Pramuka Purbalingga Punya Rescue Café, Kedai Kopi Bernuansa Penyelamatan

4 Juli 2026 - 16:27 WIB

Rescue Café, kedai kopi besutan anggota Pramuka Peduli (Pramuli) Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Purbalingga menyediakan ruang diskusi yang representatif maupun sarana bercengkerama mengobrol santai. Sumber Foto: Humas dan Informatika Kwarcab Purbalingga

Aturan Penggunaan Resmi Logo HUT ke-81 RI

30 Juni 2026 - 14:30 WIB

Logo HUT RI 2026

Desain Karya Fajar Novario Jadi Logo HUT ke-81 RI

30 Juni 2026 - 14:07 WIB

Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro menyampaikan hasil pemilihan dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 29 Juni 2026.

Prakiraan Cuaca Banyumas 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 13:30 WIB

Prakiraan Cuaca Banyumas

Prakiraan Cuaca Cilacap 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 12:46 WIB

Prakiraan Cuaca Cilacap

Prakiraan Cuaca Banjarnegara 30 Juni–4 Juli 2026

30 Juni 2026 - 12:00 WIB

Prakiraan Cuaca Banjarnegara
Trending di Daerah