PURBALINGGA, INDEPENDENSIBER.COM– Korban bencana alam tanah longsor Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet menerima bantuan.
Sejumlah bantuan oleh Dinsos, BAZNAS Purbalingga diserahkan oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, didampingi istri, Syahzani Fahmi Muhammad Hanif, saat kunjungan Senin 13 April 2026.
Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak.
Seperti diketahui, longsor terjadi pada Minggu 12 April 2026 pukul 09.30 WIB di Dusun Pondok Nangka RT 14 RW 05.
Peristiwa dipicu curah hujan tinggi dan kondisi lereng bekas galian tambang tradisional.
Insiden bermula saat dua warga, Yanti (Istri Yono) dan Kasini (Istri Sugiatno), sedang memasak di dapur rumah.
Tiba-tiba terdengar suara gemuruh sebelum material longsor setinggi sekitar 12 meter menimpa bagian belakang rumah.
Yanti meninggal dunia akibat tertimpa material, sementara Ibu Kasini mengalami luka pada bagian kaki.
Akibat kejadian ini, tiga kepala keluarga dengan total 11 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.
Dua rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah rusak sedang, dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Saat ini, proses pembersihan material longsoran masih menunggu kondisi tanah stabil serta rekomendasi teknis lanjutan.
Pemerintah melalui BPBD bersama TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait terus berkoordinasi untuk percepatan.
Bupati menemui tiga kepala keluarga terdampak yakni Sunaryo, Sugiatno, dan Yono.
Bencana longsor yang terjadi sehari sebelumnya tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan satu korban luka, serta merusak tiga rumah di bagian belakang.
Sebagai bentuk dukungan, Bupati menyerahkan santunan berupa uang tunai, logistic
Serta bantuan peralatan dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama PMI dan Baznas.
Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
“Kami dari pemerintah daerah siap mensupport berbagai hal yang dibutuhkan, mengingat akibat bencana ini ada kerusakan-kerusakan hingga korban jiwa,” ujar Bupati.
Selain bantuan darurat, komitmen pemerintah daerah melakukan penanganan lanjutan, mulai dari pembersihan material longsoran hingga penataan tebing untuk mencegah bencana susulan.
Kepala Desa Sangkanayu, Ali Nur Setiawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan penataan tebing karena masih mengancam 5 rumah warga.
“Tentu ini sangat meringankan beban bagi mereka yang tertimpa musibah ini,” ungkapnya.







