Menu ✖

Mode Gelap

Daerah · 10 Mei 2026 15:10 WIB

Peduli Sosial, RPP Bantu Evakuasi dan Pemakaman Jenazah B20 (HIV)


					Peduli : RPP saat melakukan pemakaman jenazah B20 Sabtu kemarin Perbesar

Peduli : RPP saat melakukan pemakaman jenazah B20 Sabtu kemarin

PURBALINGGA,INDEPENDENSIBER.COM- Kepedulian sosial Relawan Purbalingga Peduli (RPP) benar-benar mengedepankan kepekaan dan kepedulian sosial. Komunitas ini telah melaksanakan bantuan evakuasi dan pemakaman jenazah B20 (HIV) pada Sabtu (9/5/2026) kemarin.
Evakuasi berawal saat penjemputan jenazah, pemulasaraan di RSUD Goeteng Taroenadibrata. Kemudian pengantaran ke lokasi pemakaman, hingga pendampingan prosesi pemakaman sampai rampung.

Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman, tertib, dan penuh kepedulian. Tidak ditemukan adanya rasa takut, penolakan bahkan penolakan dari warga sekitar.

Bahkan sebelum personil tiba, warga telah menyiapkan fasilitas pemandian jenazah di rumah duka sebagai bagian dari proses pemulasaraan, dengan pemahaman awal bahwa jenazah dapat dimandikan seperti pada umumnya.
Pada tahap pemulasaraan di RSUD, ibu-ibu warga setempat yang biasa menangani jenazah di desa turut membantu proses pemandian jenazah sebagai bagian dari keterlibatan masyarakat dalam penghormatan terakhir.

Warga juga terlibat dalam penggalian liang lahat, pengantaran jenazah, hingga mengikuti prosesi pemakaman bersama relawan sampai selesai.

Koordinator Relawan Purbalingga Peduli, Wijil Satrio Bagus, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan penanganan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Secara teknis di lapangan terlihat penanganan berjalan aman, layak, dan manusiawi tanpa menimbulkan kepanikan. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari edukasi agar masyarakat tidak memiliki rasa takut berlebihan terhadap penanganan jenazah penyakit menular,” tuturnya.

RPP menilai kejadian ini menjadi gambaran bahwa edukasi dan pendekatan kemanusiaan mampu membangun pemahaman masyarakat dalam penanganan jenazah secara lebih bijak, tanpa stigma maupun diskriminasi.

Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk terus mendorong edukasi terkait penanganan jenazah penyakit menular. Tujuannya agar tidak terjadi stigma negative di tengah masyarakat.
“Setiap jenazah tetap berhak mendapatkan penghormatan terakhir secara layak, aman, dan manusiawi,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional