INDEPENDENSIBER.COM – Nasib naas menimpa Mitro Kasmin (67), warga RT 01 RW 10 Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.
Pria penderes nira tersebut meninggal dunia usai terjatuh dari pohon kelapa tinggi saat memanjat area perkebunan warga, Sabtu 8 Agustus pagi.
Kapolsek Kejobong AKP Amirudin membenarkan peristiwa kemalangan tersebut. Kebun tempat musibah berada pada wilayah Dusun Pucung Bedug, Desa Langgar.
“Korban sehari-hari bekerja sebagai penderes nira. Saat kejadian, korban sedang memanjat pohon kelapa di kebun milik Anshor untuk mengambil nira,” kata Amirudin.
Saksi mata bernama Kimin (38) yang mengetahui musibah tersebut saat melintas area perkebunan mendapati tubuh korban posisi tertelungkup tanpa bergerak.
Saksi lantas memanggil warga sekitar, memberi tahu pihak keluarga, serta melaporkan musibah ke pemerintah desa beserta kepolisian.
Ia kemudian memanggil warga lain dan memberitahu pihak keluarga serta melaporkan kejadian kepada pemerintah desa dan kepolisian
Merespons laporan warga, jajaran Polsek Kejobong bersama tim medis Puskesmas Kejobong langsung melakukan pemeriksaan fisik secara rinci.
Petugas medis memastikan tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan fisik.
“Korban meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon kelapa. Hasil pemeriksaan bersama tim medis, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan,” ujar Amirudin.
Hasil olah lokasi mengindikasikan korban terjatuh lantaran berpegangan pada pelepah kelapa lapuk yang mendadak patah saat korban memanjat.
Usai proses medis selesai, pihak kepolisian menyerahkan jenazah ke rumah duka guna proses pemakaman. Pihak keluarga menolak prosedur autopsi.
“Setelah pemeriksaan.petugas kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk pemakaman. Keluarga tidak menghendaki autopsi,” katanya.









