Menu ✖

Mode Gelap

Kriminal · 24 Apr 2026 15:46 WIB

Polres Purbalingga Tangkap Pengedar Ribuan Butir Obat Terlarang


					Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo saat memberikan keterangan pers pengungkapan kasus transaksi obat terlarang  Jumat 24 April 2026. Perbesar

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo saat memberikan keterangan pers pengungkapan kasus transaksi obat terlarang  Jumat 24 April 2026.

INDEPENDENSIBER.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga mengamankan seorang pria berinisial MS (26) akibat transaksi obat terlarang.

Warga Kelurahan Wirasana menangkap basah aksi tersangka sebelum petugas membawa pelaku beserta barang bukti.

Polisi menyita ribuan butir psikotropika dan obat berbahaya lainnya dalam operasi tersebut.

Wakapolres Purbalingga Kompol Agus Amjat Purnomo menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini terjadi pada Rabu 15 April 2026.

Lokasi penangkapan berada di Dusun Keponggok, Kelurahan Wirasana. Tersangka merupakan pendatang yang berasal dari Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

“Tersangka yang kita amankan berinisial MS (26). Sesuai identitas adalah warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh,” jelas Wakapolres pada Jumat 24 April 2026.

Pelaku menjalankan modus operandi dengan menjual barang haram tersebut secara berpindah-pindah tempat.

Langkah ini bertujuan untuk menghindari kecurigaan warga maupun petugas keamanan.

Pengejaran Pemasok dan Ancaman Pidana

Hasil interogasi menunjukkan bahwa MS sudah beroperasi selama satu minggu terakhir.

Ia mengaku menerima perintah dari pihak lain untuk mengedarkan pasokan obat tersebut.

“Tersangka mengaku sudah berjualan sekitar satu minggu terakhir dan mendapat upah dari pemilik barang sebesar Rp. 200 ribu perhari,” tambahnya.

Petugas menyita barang bukti berupa 2.246 butir obat daftar G dan 251 butir psikotropika berbagai jenis.

Selain obat-obatan, polisi mengamankan uang tunai senilai Rp. 5.665.000 serta sejumlah alat komunikasi.

Tas serta dompet milik pelaku juga menjadi bagian dari barang sitaan penyidik.

“Terkait pemasok obat terlarang kepada tersangka, saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh tim dari Satresnarkoba Polres Purbalingga,” tegas Agus.

Pihaknya akan menerapkan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 serta UU Kesehatan terbaru untuk menjerat pelaku.

MS kini terancam hukuman penjara antara 5 hingga 12 tahun. Selain kurungan badan, undang-undang menetapkan denda maksimal kategori VI atau setara Rp. 2 Miliar.

“Kepada pelaku diancam pidana penjara antara 5 tahun sampai 12 tahun,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional