INDEPENDENSIBER.com Pemerintah Kabupaten Purbalingga mencatatkan lompatan prestasi signifikan di level nasional.
Dalam ajang Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025, Purbalingga sukses menembus jajaran 15 besar kabupaten terbaik se Indonesia dengan predikat Kinerja Tinggi.
Prestasi ini didasarkan pada penilaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024. Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, dalam Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 yang berlangsung di Plaza Kemendagri RI, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Lompatan Skor dan Kinerja
Berdasarkan data Kemendagri, Kabupaten Purbalingga meraih skor impresif sebesar 3,5094. Angka ini membawa Purbalingga “naik kelas” dari tren sebelumnya yang berada di kategori sedang, kini resmi menduduki peringkat ke-14 nasional.
Capaian ini menjadi bukti nyata peningkatan efektivitas birokrasi di Purbalingga. Mengingat EPPD merupakan instrumen penilaian komprehensif yang memotret berbagai indikator strategis.
Terdiri dari Indikator Makro: Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi daerah dan akuntabilitas keuangan, Sosial: Penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran.
Apresiasi dari Kemendagri
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menekankan bahwa otonomi daerah harus dijalankan dengan kapasitas dan integritas yang mumpuni.
“Semangat otonomi daerah, kewenangan yang dimiliki kepala daerah harus disertai dengan kapasitas, tanggung jawab, juga integritas,” tegas Bima Arya. Ia juga menambahkan bahwa dari seluruh daerah di Indonesia, hanya ada 29 kepala daerah (provinsi, kota, dan kabupaten) yang mencatatkan angka tertinggi tahun ini.
Buah Kerja Keras Kolektif
Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan hasil kolaborasi lintas sektor yang solid.
“Ini suatu prestasi dan apresiasi yang luar biasa kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Purbalingga. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pegawai dan ASN,” ujar Fahmi.
Fahmi berharap momentum ini menjadi pemacu semangat bagi jajarannya untuk terus berinovasi. “Ini merupakan peningkatan dari capaian tahun-tahun sebelumnya dan semoga ke depan semakin baik lagi,” imbuhnya.
Refleksi Otonomi Daerah
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menjadi pengingat bagi setiap pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik guna menjawab tantangan geopolitik dan dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Dengan masuknya Purbalingga dalam jajaran elite kabupaten berkinerja tinggi, diharapkan kualitas hidup masyarakat di Bumi Soedirman juga turut meningkat seiring dengan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional.







