INDEPENDENSIBER.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga bersama MGMP PJOK SMP Kabupaten Purbalingga menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SMP/MTs Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026.
Ajang tahunan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini berlangsung mulai 11 Mei 2026 hingga 13 Mei 2026.
Ketua Panitia O2SN, Arif Saefudin, menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini menghadirkan lima cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, pencak silat, renang, dan panjat tebing.
“Total peserta mencapai 202 atlet pelajar yang berasal dari 56 SMP, tiga MTs negeri, dan enam MTs swasta,” kata guru PJOK SMP Negeri 4 Kutasari tersebut.
Dalam laporannya, Arif merinci cabang atletik memiliki peserta terbanyak dengan 92 siswa.
Selanjutnya, pencak silat menyusul dengan 37 peserta, bulu tangkis 30 peserta, renang 29 peserta, dan panjat tebing 14 peserta.
Dari total 87 SMP dan MTs di Kabupaten Purbalingga, sebanyak 64 sekolah mengirimkan perwakilan mereka. Panitia berharap partisipasi sekolah terus meningkat pada masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Heru Sri Wibowo, berharap O2SN menjadi ruang pembinaan karakter, disiplin, sportivitas, dan mental juara bagi generasi muda, bukan sekadar ajang perebutan medali.
Menurutnya, olahraga menjadi media penting untuk membangun daya juang, kepemimpinan, integritas, dan semangat kolaborasi peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya mengejar prestasi akademik. Tetapi juga harus melahirkan generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.
Ia memberikan pesan penyemangat bagi para atlet pelajar yang bertanding.
“Juara bukan mereka yang tidak pernah kalah, tetapi mereka yang tidak pernah menyerah,” katanya.
Heru juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, Dinporapar, MGMP PJOK, kepala sekolah, hingga guru pendamping yang sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.







