Menu ✖

Mode Gelap

Pendidikan · 15 Agu 2026 02:09 WIB

UMP Peringkat Kedelapan Riset Versi SINTA Nasional


					UMP Peringkat Kedelapan Riset Versi SINTA Nasional Perbesar

UMP Peringkat Kedelapan Riset Versi SINTA Nasional

INDEPENDENSIBER.COM – Universitas Muhammadiyah Purwokerto mencatatkan pencapaian membanggakan di bidang penelitian, publikasi, dan kinerja akademik.

Berdasarkan data Science and Technology Index, UMP kini menempati peringkat kedelapan di antara seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia pada kategori SINTA Score 3 Years dengan nilai sebesar 172.389.

Posisi ini menempatkan UMP secara kokoh dalam jajaran sepuluh besar perguruan tinggi Muhammadiyah secara nasional.

Angka tersebut mencerminkan perkembangan kinerja akademik yang meliputi jumlah dan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, tingkat sitasi, kekayaan intelektual, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai hasil karya akademik lain yang tercatat secara resmi dalam sistem SINTA.

Di urutan berikutnya, posisi ditempati oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dengan skor 170.436 dan Universitas Muhammadiyah Makassar dengan nilai 162.493.

Peningkatan peringkat ini menjadi bukti kemajuan yang terus berjalan sekaligus menjadi dasar kuat bagi UMP guna memperkuat kualitas dan produktivitas riset serta publikasi ilmiah secara berkelanjutan.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMP, Prof. Dr. Sri Wahyuni, S.E., M.Si., QIA., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah kerja sama seluruh sivitas akademika dalam membangun suasana penelitian yang semakin maju dan produktif.

“Alhamdulillah, masuknya UMP dalam 10 besar PTMA dengan capaian riset terbaik di Indonesia menjadi kabar yang membanggakan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penelitian.

Capaian ini tentu merupakan hasil kerja bersama para dosen, peneliti, mahasiswa, pengelola jurnal, serta seluruh unsur yang mendukung ekosistem riset di UMP,” ujar Sri Wahyuni saat dikonfirmasi di Purwokerto pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Ia juga menegaskan bahwa kemajuan penelitian tidak hanya dilihat dari jumlah karya yang terbit.

UMP terus mendorong setiap hasil riset agar memiliki kualitas tinggi, relevansi nyata, serta memberi dampak luas bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan penyelesaian berbagai persoalan yang hidup di tengah masyarakat.

“Bagi kami, penelitian tidak boleh berhenti pada laporan atau publikasi. Hasil riset harus terus didorong agar dapat dikembangkan menjadi inovasi, rekomendasi kebijakan, teknologi tepat guna, maupun berbagai solusi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Salah satu langkah strategis yang terus diperkuat adalah perluasan kerja sama penelitian. Seluruh peneliti didorong membangun hubungan lintas bidang ilmu, antarunit pendidikan

Serta menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi lain, lembaga pemerintah, dunia usaha, dan dunia industri baik di tingkat nasional maupun internasional.

Peringkat Kedelapan Riset Versi SINTA Nasional

Kerja sama ini menjadi sangat penting karena berbagai tantangan kehidupan saat ini bersifat saling berkaitan dan membutuhkan pendekatan dari berbagai sisi ilmu pengetahuan sekaligus.

“Kami terus mendorong dosen untuk membangun kolaborasi yang lebih luas. Riset masa depan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi menjadi kunci agar penelitian semakin kuat secara akademik sekaligus semakin relevan dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain itu, UMP juga terus membuka ruang seluas-luasnya bagi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian agar pemahaman ilmiah tumbuh sejak masa pendidikan dan terbentuk budaya akademik yang kuat.

Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, dan Publikasi UMP, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., turut menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.

“Kami bangga dengan capaian prestasi UMP yang menempati peringkat kedelapan PTMA dengan capaian riset terbaik di Indonesia. Ini merupakan hasil kerja tim LPPM UMP dan seluruh dosen di UMP,” ungkapnya.

Darmawan menambahkan bahwa peringkat kedelapan ini merupakan hal yang patut disyukuri namun bukan menjadi tujuan akhir.

Seluruh elemen institusi akan terus memperkuat kualitas penelitian, meningkatkan jumlah dan mutu publikasi, memperbanyak rujukan karya ilmiah, mendorong pemanfaatan hasil riset

Tetanya juga untuk melindungi kekayaan intelektual, serta menyelaraskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis temuan ilmiah.

“Peringkat menjadi salah satu indikator untuk mengukur perkembangan kita. Namun, tujuan yang lebih besar adalah menghadirkan penelitian yang berkualitas dan berdampak. Kami ingin karya-karya dosen dan mahasiswa UMP semakin banyak yang menjadi rujukan, menghasilkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemajuan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Seluruh penguatan bidang riset juga berjalan seiring dengan kegiatan pengabdian masyarakat agar ilmu pengetahuan yang lahir dari lingkungan akademik dapat berubah menjadi solusi nyata bagi kehidupan.

Capaian SINTA Score 3 Years sebesar 172.389 dan peringkat kedelapan antar PTMA menjadi bekal berharga bagi UMP dalam terus meningkatkan mutu akademik dan kualitas penelitian ke masa yang akan datang.

“Kami bersyukur atas capaian ini, tetapi tentu tidak boleh cepat berpuas diri. Ini justru menjadi energi untuk meningkatkan kualitas, memperluas kolaborasi, dan menghasilkan lebih banyak riset yang memberikan kebermanfaatan. Semangat kami adalah menjadikan penelitian dan pengabdian sebagai kekuatan UMP dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional