Menu

Mode Gelap

Politik Hukum · 14 Apr 2026 20:23 WIB

Prioritas Anggaran Pemerintah Pusat Ancam Stabilitas Pelayanan Publik Daerah


 Guru Besar IPDN, Prof. Djohermansyah Djohan Perbesar

Guru Besar IPDN, Prof. Djohermansyah Djohan

JAKARTA,INDEPENDENSIBER.com – Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berpotensi melumpuhkan sektor vital pendidikan dan kesehatan.

Pengurangan jumlah guru serta tenaga medis secara masif akan menurunkan kualitas layanan dasar dan memperlebar ketimpangan antarwilayah di Indonesia.

Guru Besar IPDN, Prof. Djohermansyah Djohan, mengkritik keras arah prioritas belanja pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Ia menilai pemerintah justru mengalokasikan anggaran besar untuk program-program yang belum mendesak di tengah tekanan fiskal yang nyata.

Mengutip laman parlementaria.com, Djohermansyah memandang kebijakan seperti program makan bergizi gratis, pengembangan koperasi, hingga pembelian alutsista perlu mendapat tinjauan ulang.

Skala program-program tersebut seharusnya mengecil demi menyelamatkan nasib pegawai dan layanan publik primer.

“Dalam situasi sulit, negara harus menentukan prioritas. Yang utama adalah gaji pegawai dan pelayanan publik. Program lain bisa menunda atau memperkecil skalanya,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Kegagalan menentukan prioritas tersebut dapat membawa negara maupun daerah pada risiko gagal membayar kewajiban dasar.

Kondisi ini mencerminkan situasi serius yang memerlukan langkah mitigasi segera dari para pengambil kebijakan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Atlet Purbalingga Borong Empat Medali Emas Sembada Fighting Championship

19 Mei 2026 - 16:00 WIB

Empat atlet asal Kabupaten Purbalingga mencetak prestasi gemilang pada ajang Sembada Fighting Championship di Sleman.

Pemkab Purbalingga Salurkan Hibah 162 Juta Rupiah Bagi Penyintas Thalasemia

19 Mei 2026 - 15:23 WIB

Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyerahkan bantuan sosial berupa uang lauk pauk dan transportasi senilai Rp162 juta kepada 85 penyandang Thalasemia mayor.

Sejarah dan Makna Iduladha Setiap 10 Dzulhijjah

18 Mei 2026 - 18:18 WIB

Sejarah dan Makna Iduladha Setiap 10 Dzulhijjah

MPAI UMP dan MBS Wanayasa Jalin Kerja Sama Strategis

18 Mei 2026 - 17:09 WIB

Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Wanayasa, Banjarnegara

Peminat Mobil Listrik di Indonesia Melonjak, Ini Jawabnya

18 Mei 2026 - 10:42 WIB

Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Pencegahan Hantavirus

18 Mei 2026 - 10:19 WIB

Trending di Nasional