INDEPENDENSIBER.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat tipis sebesar 0,30 persen pada awal sesi perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, dan berada di angka Rp17.868 per dolar AS.
Pergerakan ini menjadi kabar baik setelah mata uang lokal sempat tertekan hingga posisi Rp17.970 saat penutupan perdagangan Jumat, 26 Juni 2026.
Pelaku pasar menyambut pekan terakhir bulan Juni dengan sikap waspada seraya mencermati berbagai perkembangan dari dalam maupun luar negeri.
Pada pukul 09.05 WIB, posisi rupiah bertahan di angka Rp17.868 per dolar AS, lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.
Data kurs E-Rate Bank Central Asia yang tercatat pukul 07.13 WIB menunjukkan harga beli mencapai Rp17.830 dan harga jual berada di Rp17.930 per dolar AS.
Sementara itu, angka acuan resmi dari Bank Indonesia baru akan diperbarui seiring berjalannya waktu perdagangan harian.
Pergerakan nilai tukar saat ini dipengaruhi rilis data ekonomi dalam negeri serta dinamika kondisi global yang masih berubah-ubah.
Para pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati menjelang penutupan kuartal kedua tahun 2026, momen penting bagi penyesuaian portofolio investasi lembaga keuangan.







