Menu ✖

Mode Gelap

Gaya Hidup · 19 Jun 2026 20:14 WIB

Catatan Sejarah Menyingkap Sembilan Istri Proklamator Republik Indonesia Soekarno


					Rekam sejarah mencatat pemimpin pertama Republik Indonesia ini meminang sembilan perempuan sebagai pendamping hidupnya pada rentang waktu berbeda. Perbesar

Rekam sejarah mencatat pemimpin pertama Republik Indonesia ini meminang sembilan perempuan sebagai pendamping hidupnya pada rentang waktu berbeda.

INDEPENDENSIBER.COM – Aspek kehidupan Presiden Soekarno selaku proklamator kemerdekaan kerap memicu rasa penasaran masyarakat luas.

Kisah asmara sang presiden menjadi salah satu topik hangat yang terus menuai perhatian publik.

Rekam sejarah mencatat pemimpin pertama Republik Indonesia ini meminang sembilan perempuan sebagai pendamping hidupnya pada rentang waktu berbeda.

1. Siti Oetari

Siti Oetari merupakan putri sulung H.O.S Tjokroaminoto sekaligus pasangan pertama Soekarno.

Pernikahan mereka berlangsung pada tahun 1921 saat Oetari mencapai usia 16 tahun, sedangkan Soekarno berumur 20 tahun.

Pertemuan awal keduanya terjadi pada rumah Tjokroaminoto sewaktu Soekarno menempuh pendidikan pada kota Surabaya.

Hubungan ini berjalan tanpa landasan cinta melainkan atas dasar perjodohan, hingga akhirnya kandas pada tahun 1923 akibat ketidakcocokan serta kesibukan politik.

2. Inggit Garnasih

Kisah bersama Inggit Garnasih menjadi lembaran yang sangat menyentuh hati dalam biografi Soekarno.

Perempuan kelahiran 17 Februari 1888 asal Banjaran, Bandung ini merupakan istri kedua sang pemimpin.

Inggit terkenal sebagai sosok pendamping setia yang mendampingi Soekarno melewati masa pembuangan pemerintah kolonial Belanda menuju Flores serta Bengkulu.

Hubungan pernikahan mereka berakhir pahit saat Inggit memilih berpisah karena menolak keputusan sang suami untuk memadu cintanya.

3. Fatmawati

Fatmawati menjadi sosok yang sangat akrab bagi memori kolektif bangsa Indonesia karena melahirkan lima anak, termasuk Megawati Soekarnoputri.

Benih cinta mereka tumbuh saat Soekarno menjalani masa pengasingan selama lima tahun pada daerah Bengkulu.

Ketulusan Fatmawati menyediakan makanan memikat hati Soekarno hingga keduanya melangsungkan pernikahan pada 1 Juni 1943.

Jasa terbesar Fatmawati yang selalu membekas adalah merajut Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih untuk momen proklamasi kemerdekaan.

4. Hartini

Kunjungan kenegaraan menuju Salatiga membuka jalinan kasih antara Soekarno dengan Hartini.

Berbeda dari pasangan terdahulu, Hartini merupakan seorang janda berusia 29 tahun yang mengasuh lima anak.

Pernikahan ini menghasilkan dua putra, yaitu Taufan dan Bayu.

Hartini terbukti menjadi sosok teman bertukar pikiran yang setia mendampingi sang suami hingga akhir hayat sang presiden pada tahun 1970.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Liga Mandiri KU-15 PSSI Purbalingga 2026 Rampung, Braling United Juara 1

27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Komite Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Purbalingga merampungkan Turnamen Liga Mandiri Kelompok Usia 15 Tahun 2026 di lapangan hijau Desa Gembong.

FGBI Jawa Tengah Dorong Penguatan Kemahiran Berbahasa Indonesia, Lahirkan Talenta Sastra Berbakat Lomba Baca Puisi dan Berpidato

27 Oktober 2026 - 13:49 WIB

FGBI sukses merampungkan babak final lomba baca puisi dan berpidato tingkat provinsi di Gedung Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.

Panitia Pilkades Belum Mengumumkan DPT

25 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polres Purbalingga dan Bapanas Turun Ke Pasar Cek Harga Sembako

16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

MGMP Bahasa Indonesia SMP Purbalingga Gelar Lomba Berpidato dan Baca Puisi Memperingati Bulan Bahasa 2026

7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

MGMP SMP Purbalingga menggelar Lomba Bulan Bahasa SMP Purbalingga 2026 cabang baca puisi dan pidato

Menelisik Berbagai Tantangan Klasik dan Kontemporer Pendidikan di Indonesia

5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Trending di Nasional